SUARAREPUBLIK.Co, Tulang Bawang Barat – Sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang masuk dalam program prioritas daerah mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Tim Pengawasan dan Pengamanan (Walpam) Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring progres pembangunan.
Kegiatan ini menyasar beberapa proyek penting, antara lain pembangunan Kantor Bersama Kabupaten, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui sumur bor di Tiyuh Panaragan dan Pulung Kencana, serta Pembangunan Sarana Sanitasi di Tiyuh Daya Asri.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Ir. Nurul Azmi, MT., mengatakan bahwa keterlibatan kejaksaan dalam proses pengawasan bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan.
“Kami berharap pelaksanaan proyek ini bisa tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, dan tentu saja memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Semua ini adalah bagian dari upaya kita membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” ujar Nurul Azmi di sela kegiatan monitoring.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Tubaba mewakili Kepala Dinas, Sadarsyah menekankan bahwa proyek-proyek yang sedang berjalan memiliki urgensi tinggi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Proyek-proyek ini termasuk dalam skala prioritas karena menyangkut akses air bersih dan sanitasi yang layak. Maka dari itu, pengawasan harus menyeluruh dan berkelanjutan, termasuk dengan melibatkan aparat penegak hukum seperti kejaksaan dalam proses pemantauan,” jelasnya.
Melalui pengawasan lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi aspek kualitas dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Kabupaten Tulang Bawang Barat menargetkan layanan publik yang lebih baik dan infrastruktur yang lebih fungsional sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, kehadiran tim Kejaksaan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pengawasan lintas lembaga agar pelaksanaan proyek publik tetap berada dalam koridor hukum dan tata kelola yang baik.
Dengan pengawalan seperti ini, diharapkan pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat tak hanya selesai secara administratif, tetapi juga berkualitas dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (kd)













