SUARAREPUBLIK.Co, Bandar Lampung – Program peningkatan jalan lingkungan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2025 menjadi perhatian serius DPRD Kota Bandar Lampung. Komisi III menilai, pelaksanaan program tersebut masih perlu dikaji secara komprehensif, khususnya dari aspek pengawasan anggaran, capaian pekerjaan di lapangan, serta kesesuaiannya dengan target pemerintah kota yang menargetkan kondisi jalan mulus pada 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menyampaikan bahwa DPRD telah menyiapkan agenda khusus untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan infrastruktur sepanjang 2025, termasuk pembangunan jalan lingkungan yang menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum.
“Terkait dengan evaluasi pelaksanaan kegiatan APBD 2025, khusus dengan kegiatan jalan lingkungan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, insyaallah sudah diagendakan Badan Musyawarah DPRD Bandar Lampung. Agenda nanti akan dilaksanakan Januari sampai Maret,” ujarnya.
Menurut Agus, proses evaluasi tersebut tidak hanya akan dilakukan dari sudut pandang Komisi III DPRD, tetapi juga memperhatikan berbagai masukan serta sorotan dari masyarakat terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Nah, ini besar kemungkinan beberapa evaluasi pelaksanaan yang ada, baik itu dalam kacamata Komisi III maupun sorotan publik, tetap menjadi evaluasi di pelaksanaan kegiatan 2025,” ucapnya.
Selain evaluasi pelaksanaan program berjalan, Komisi III juga menyoroti rencana pembangunan infrastruktur jalan pada tahun anggaran berikutnya yang masih berkaitan dengan target jalan mulus 2026.
“Kami di Komisi III, sesuai dengan penetapan anggaran di APBD 2026, akan ada pelaksanaan kegiatan jalan lingkungan sebesar 50 miliar,” katanya.
Ia mengakui bahwa alokasi anggaran tersebut belum sepenuhnya ideal untuk memenuhi seluruh kebutuhan di lapangan. Oleh karena itu, pembahasan lanjutan akan dilakukan pada perubahan anggaran agar target pembangunan tetap dapat tercapai.
“Tentunya ini juga masih jauh dari ideal, namun upaya ini tetap kami lakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot bersama kami memastikan jalan mulus di tahun 2026. Namun jika masih ada kekurangan anggaran, nanti kami akan membahasnya di perubahan anggaran 2026 dan berkomitmen untuk perbaikan jalan lingkungan, drainase, dan pengelolaan sampah di TPA Bakung,” tutupnya. (*)













