Beranda / Daerah / Pringsewu / Bupati Pringsewu Respon Cepat Bencana Puting Beliung di Podomoro, Salurkan Bantuan BAZNAS

Bupati Pringsewu Respon Cepat Bencana Puting Beliung di Podomoro, Salurkan Bantuan BAZNAS

SUARAREPUBLIK, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bergerak cepat merespons bencana angin puting beliung yang merusak rumah warga di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu. Bupati turun langsung ke lokasi rumah milik Turmiyati, Sabtu (31/1/2026), guna melihat kondisi kerusakan sekaligus menyerahkan bantuan.

Dalam kunjungannya, Bupati Riyanto didampingi Camat Pringsewu, Kepala Pekon Podomoro, unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran jajaran pemerintah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap warga terdampak bencana.

Pada kesempatan itu, Bupati Pringsewu menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu berupa uang tunai sebesar Rp2.500.000 kepada Turmiyati untuk membantu perbaikan rumah yang rusak, khususnya bagian dapur yang roboh akibat terjangan angin kencang.

Bupati Riyanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan ini kerap terjadi.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk merespons cepat setiap kejadian bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan,” ujar Bupati di lokasi.

Sementara itu, Turmiyati mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Warga sekitar pun mengapresiasi langkah cepat Bupati Pringsewu dan jajaran yang langsung turun ke lapangan. Mereka berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, khususnya bagi warga dengan kondisi rumah yang sudah tidak layak dan rentan terhadap bencana.(Delta)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page