SUARAREPUBLIK, Pringsewu – SD Negeri 1 Sumberejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu menunjukkan komitmen nyata dalam melestarikan budaya daerah dengan melaksanakan program “Kamis Beradat”, Kamis (12/2/2026).
Sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung tentang pelestarian budaya dan penguatan identitas daerah di lingkungan pendidikan.
Sebagai bentuk implementasi nyata, setiap hari Kamis para siswa dan dewan guru mengenakan atribut adat Lampung. Siswa laki-laki memakai topi khas bermotif batik Lampung, sementara siswa perempuan mengenakan selempang batik Lampung.
Penggunaan atribut tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal sekaligus sarana edukasi budaya bagi peserta didik sejak usia dini.
Kepala SD Negeri 1 Sumberejo, Misgiyanti,Spd menyampaikan bahwa program Kamis Beradat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembentukan karakter siswa agar mencintai budaya daerahnya sendiri.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal budaya Lampung melalui buku pelajaran, tetapi juga merasakan dan membiasakan diri mengenakannya,ini adalah bagian dari pendidikan karakter dan penguatan identitas daerah,” ujarnya.
Program ini juga mendapat respons positif dari orang tua siswa dan masyarakat sekitar.Kehadiran atribut adat di lingkungan sekolah dinilai mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Lampung serta memperkuat nilai kebersamaan dan kedisiplinan.
Melalui langkah konkret ini, SD Negeri 1 Sumberejo menjadi salah satu contoh sekolah yang aktif mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam pelestarian budaya.
Diharapkan, praktik baik ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pringsewu untuk turut serta mengimplementasikan program Kamis Beradat secara konsisten dan berkelanjutan. (Delta)













