SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan pembenahan drainase di 18 titik sebagai langkah antisipasi banjir di sejumlah wilayah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026 tersebut mencakup perbaikan saluran air, talud, pemasangan box culvert, serta pembersihan sedimentasi yang selama ini menjadi penyebab utama terhambatnya aliran air.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dalam mempercepat penanganan persoalan genangan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Selain perbaikan drainase, pemerintah kota juga mengintensifkan normalisasi sungai dan gorong-gorong di berbagai titik. Salah satu fokus penanganan dilakukan di Kelurahan Tanjung Senang melalui penataan konstruksi bangunan di sekitar aliran air.
Eva Dwiana menegaskan bahwa upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir.
“Normalisasi sungai tetap menjadi prioritas kami, terutama pembersihan sedimentasi yang menumpuk di gorong-gorong di Bandar Lampung,” ujarnya.
Ia memastikan pembenahan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap, khususnya di wilayah yang rawan terdampak luapan air saat musim hujan.
Langkah cepat pemerintah kota ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai pekerjaan dilakukan secara intensif, bahkan hingga malam hari, sehingga aktivitas mereka dapat berjalan lebih aman dan nyaman.
Perbaikan gorong-gorong di Kelurahan Tanjung Senang juga dinilai berjalan cepat dan sesuai harapan warga. (*)













