SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di Pasar Kreatif dan Seni, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (21/6/2026) malam.
Nobar yang terbuka untuk umum dan gratis tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan Pemprov Lampung untuk menggerakkan ekonomi melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Pertandingan Spanyol melawan Arab Saudi menjadi laga perdana dalam rangkaian nobar Piala Dunia FIFA 2026 yang disiapkan Pemprov Lampung. Antusiasme masyarakat terlihat dari warga yang hadir untuk menyaksikan pertandingan bersama.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang Penyelenggaraan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan, nobar dirancang tidak hanya sebagai ruang hiburan dan kebersamaan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan UMKM.
“Lebih dari sekadar menonton pertandingan sepak bola, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberdayakan pelaku UMKM dan pelaku usaha lokal. Kami mengajak mereka untuk ikut meramaikan acara sehingga tercipta perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Marindo.
Menurutnya, pelibatan UMKM dalam kegiatan nobar diharapkan dapat meningkatkan transaksi sekaligus memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.
Sejumlah tenant UMKM dan pelaku usaha lokal dilibatkan untuk menyediakan berbagai kuliner serta produk kepada masyarakat yang hadir. Dengan demikian, kemeriahan pertandingan turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.
“Di sini masyarakat dapat berkumpul dalam suasana yang meriah, menikmati kuliner dan produk UMKM lokal, bercengkerama dengan keluarga maupun teman, serta bersama-sama menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar yang hanya berlangsung setiap empat tahun sekali,” katanya.
Marindo menambahkan, pemilihan PKOR Way Halim sebagai lokasi nobar bertujuan menghadirkan ruang publik yang nyaman dan mudah diakses masyarakat.
Selain menggerakkan UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kami berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin cair dan terbuka. Komunikasi tidak selalu harus dilakukan dalam forum resmi, tetapi dalam suasana santai seperti nonton bareng ini,” ujar Marindo.
Pemprov Lampung berharap rangkaian nobar Piala Dunia FIFA 2026 dapat terus menjadi ruang hiburan positif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menikmati kemeriahan Piala Dunia sekaligus mendukung produk dan usaha lokal, sehingga momentum olahraga dunia turut memberikan dampak bagi perekonomian daerah. (*)










