Beranda / Olahraga / Ketum KONI Lampung Harap PTMSI Pertahankan Medali PON

Ketum KONI Lampung Harap PTMSI Pertahankan Medali PON

SUARAREPUBLIK.Co, Bandar Lampung – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat mengunjungi tempat latihan atlet tenis meja Lampung SIM Sports Lampung di Kayu Manis Wayhalim Bandar Lampung.

Dalam kunjungannya, Ketum KONI disambut oleh Ketua Umum pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung, Juwita beserta pengurus lainnya. Ia juga menyempatkan bermain pingpong bersama owner SIM Sports, Toto Susilo (Atung).

Taufik menyaksikan para atlet tenis meja Lampung berlatih, baik dalam nomor tunggal maupun ganda, di bawah pengawasan pelatih Dahlan Haruri. Di antara pemain yang hadir tampak Braydon Juvensim Susilo, Alghifari, dan Anaki.

Namun, satu nama absen dari sesi latihan tersebut, yakni Rafanael Nikola Niman. Nael, sapaan akrabnya, adalah peraih medali emas tunggal putra di PON XXI 2024 Aceh–Sumut. Mulai hari ini, ia resmi bergabung dengan pelatnas tenis meja untuk persiapan menghadapi SEA Games di Thailand pada Desember mendatang.

Taufik mengatakan bahwa tenis meja saat ini sudah sangat merata di Indonesia, dan Lampung menjadi salah satu yang muncul sebagai kekuatan baru, setelah meraih dua medali emas di PON lalu.

Oleh karenanya, ia berpesan kepada PTMSI Lampung agar setidaknya mempertahankan perolehan dua medali emas itu di PON mendatang. “Tradisi itu minimal sama perolehannya, dan sebaiknya lebih dari itu,” katanya kepada awak media yang menyertai kunjungan itu.

Taufik mengatakan bahwa tenis meja sudah membuktikan bahwa Lampung memiliki potensi yang besar dalam persaingan tingkat nasional. Sehingga capaian ini bisa memberikan inspirasi kepada generasi muda Lampung untuk mengikuti jejak para peraih medali emas itu.

“Pelatnas ini modal dasar kita dalam jangka pendek, dan ini memacu inspirasi generasi selanjutnya untuk bisa mencapai prestasi itu kelak.” Katanya.

Sementara itu, Ketum PTMSI Provinsi Lampung, Juwita menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah penyemangat yang luar biasa bagi atlet tenis meja.

“Saya berterima kasih kepada KONI, ini merupakan penyemangat buat atlet-atlet saya, adik-adik saya untuk meningkatkan prestasi. Mereka merasa diperhatikan dan menambah keyakinan untuk terus meningkatkan perjuangan demi provinsi Lampung.” Ungkapnya.

Terkait target yang semakin berat untuk mempertahankan prestasi PON XXI 2024, Juwita menegaskan bahwa dirinya dan PTMSI tidak sendirian. “Saya rasa saya tidak jalan sendirian, apalagi didampingi KONI provinsi Lampung, maka tidak ada yang lebih berat,” tambahnya.

Promosi dan Degradasi

Sementara itu, Pelatih sekaligus Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengprov PTMSI Lampung, Dahlan Haruri, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 16 atlet yang masuk dalam daftar pelatnas tenis meja. Dari jumlah tersebut, Lampung menempatkan Rafanael Nikola Niman di peringkat kedua versi PB PTMSI. Ia pun telah memulai program pelatnas sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand.

Selain Rafanael, dua pemain Lampung lainnya—Braydon Juvensim Susilo dan Dahlan Haruri sendiri—juga masuk dalam daftar 16 besar. Keduanya masih memiliki peluang untuk bergabung dalam skuad tim nasional, mengingat sistem promosi dan degradasi yang diterapkan dalam pelatnas.

“Kami masih memiliki harapan untuk menembus tim nasional. Karena itu, latihan tetap kami jalankan secara intensif di sini, jika sewaktu-waktu ada panggilan dari Kemenpora,” ujar Dahlan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page