SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung — Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menaruh harapan besar agar tahun 2026 menjadi titik penguatan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Lampung sebagai penopang utama pembangunan daerah.
Ia menilai, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi prasyarat penting bagi peningkatan pelayanan publik serta keberlanjutan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ahmad Giri Akbar menegaskan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus dibangun melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta unsur TNI dan Polri dinilai sangat menentukan dalam menjaga situasi yang kondusif.
“Harapan kami di tahun 2026, Lampung semakin maju. Masyarakat Lampung semakin sejahtera, stabilitas keamanan tetap terpelihara melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, serta TNI dan Polri,” ujar Ahmad Giri Akbar.
Ia menyampaikan harapan agar ke depan Lampung semakin berkembang, masyarakat merasakan manfaat pembangunan, dan keamanan daerah tetap terjaga melalui kolaborasi yang solid antarinstansi.
Menurutnya, hubungan kerja yang harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif, dengan dukungan aparat keamanan, akan menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha untuk tumbuh dan berkembang.
Selain peran pemerintah dan aparat, Ahmad Giri Akbar juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Partisipasi publik disebutnya sebagai bagian penting dalam membangun daerah yang aman dan berdaya saing.
Dengan terjaganya stabilitas keamanan serta penguatan sinergi antarlembaga, DPRD Provinsi Lampung optimistis tahun 2026 dapat menjadi langkah nyata menuju Lampung yang lebih sejahtera dan berkelanjutan. (*)













