SUARAREPUBLIK.Co, Tulang Bawang Barat – Jembatan Way Kali Nuri yang merupakan pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 1980 putus setelah dihantam banjir akibat hujan deras pada Rabu dini hari, (10/12/2025).
Kerusakan total pada struktur lama tersebut langsung memutus akses utama warga Tiyuh Gunung Katun, Kecamatan Tulang Bawang Udik, dan membuat kegiatan masyarakat terhenti. Akibat putusnya jembatan berusia lebih dari empat dekade itu, mobilitas pelajar, petani, hingga pelaku usaha terhambat karena tidak adanya jalur pengganti yang dapat dilalui.
Mengetahui kondisi tersebut, Tim Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung bersama Bupati Tulang Bawang Barat Novriwan Jaya serta jajaran Dinas PUPR Tubaba segera mendatangi lokasi untuk melakukan peninjauan.
Kepala BMBK Provinsi Lampung, Muhammad Taufiqullah, menyatakan pihaknya menyiapkan langkah darurat agar akses warga tidak terputus terlalu lama. “nanti akan kami siapkan bersama teman-teman BMBK dan Dinas PUPR Tubaba untuk segera mempersiapkan jembatan semi permanen”, kata Taufiqullah. Jembatan darurat semipermanen tersebut ditargetkan selesai dalam 20 hari, sehingga warga kembali dapat menggunakan jalur penghubung tersebut. (red)










