SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung — Volume sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mencapai sekitar 800 ton per hari. Untuk memperkuat penanganan, DLH menyiapkan 46 armada pengangkut sampah baru pada 2026.
Penambahan armada tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung meningkatkan efektivitas pelayanan persampahan di tengah tingginya volume sampah yang harus diangkut setiap hari.
Plt Kepala DLH Kota Bandar Lampung Budi Ardiyanto mengatakan, 46 armada baru tersebut terdiri atas 20 unit dump truck, 15 unit truk arm roll, dan 11 unit kendaraan pickup.
“Penambahan armada ini untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung,” kata Budi, Rabu (9/9/2026).
Menurut Budi, seluruh armada akan didistribusikan dan dioperasikan melalui 20 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di wilayah Kota Bandar Lampung.
Distribusi armada ke masing-masing UPT diharapkan dapat memperkuat pelayanan persampahan di lapangan, sekaligus mempercepat pengangkutan sampah dari kawasan permukiman maupun titik-titik penampungan.
800 Ton Sampah Setiap Hari
Budi menyebut tingginya volume sampah menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan kebersihan di Bandar Lampung.
Saat ini, sampah yang diangkut DLH mencapai sekitar 800 ton per hari. Dengan tambahan armada, DLH berharap proses pengangkutan dapat berjalan lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah kota.
“Dengan tambahan armada tersebut, DLH berharap proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih maksimal, merata, dan mampu menjangkau kebutuhan pelayanan di seluruh wilayah kota,” ujarnya.
Selain memperkuat operasional, penambahan armada diharapkan mendukung upaya Pemkot Bandar Lampung menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan persampahan kepada masyarakat.
Budi juga menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pengelolaan sampah.
Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk menangani volume sampah yang terus membutuhkan pelayanan pengangkutan setiap hari. ()













