SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 menjadi ajang bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menampilkan capaian pembangunan, inovasi pelayanan publik, promosi produk UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi investasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat membuka Bandar Lampung Expo 2026 di Graha Mandala Alam, Jumat (17/7/2026).
Pembukaan expo dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol. Tomsi Tohir, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, berbagai program prioritas terus dijalankan, mulai dari sekolah gratis, layanan kesehatan gratis menggunakan KTP Kota Bandar Lampung, penanganan banjir, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM melalui program pinjaman modal tanpa bunga dan digitalisasi pemasaran produk lokal.
“Bandar Lampung Expo tidak hanya menjadi rangkaian peringatan HUT kota, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan capaian pembangunan, potensi investasi, serta kreativitas masyarakat kepada publik,” ujar Eva.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menilai Kota Bandar Lampung memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan investasi di Provinsi Lampung.
Ia mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, pelaku UMKM, akademisi, dan komunitas kreatif menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemendagri Komjen Pol. Tomsi Tohir mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Kota Bandar Lampung, termasuk pertumbuhan ekonomi daerah dan perkembangan sektor UMKM.
Menurutnya, peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong investasi, membuka lapangan kerja, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bandar Lampung Expo 2026 digelar pada 17–24 Juli 2026 dengan menghadirkan 41 stan dan 50 tenant yang terdiri dari instansi pemerintah, pelaku usaha, serta UMKM. Berbagai peserta menampilkan produk unggulan, layanan publik, inovasi daerah, dan potensi investasi sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kemajuan Kota Bandar Lampung kepada masyarakat. ()










