Revitalisasi Sekolah 2026 Tak Kunjung Salur, Lembaga Paud,TK dan SD Susulan Pascabimtek Masih Menanti Kepastian

SUARAREPUBLIK, Pringsewu – Ketidakpastian proses penyaluran anggaran program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 mulai menimbulkan keresahan di kalangan kepala lembaga PAUD, TK, dan SD di Kabupaten Pringsewu.kamis 22/10/2026

Hingga kini, persoalan yang menjadi perhatian bukan hanya penyaluran anggaran bagi lembaga yang telah masuk dalam pelaksanaan program, tetapi juga nasib sekolah dasar (SD) susulan yang telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek), namun hingga saat ini belum memperoleh kejelasan mengenai kelanjutan program.

Sementara itu, sejumlah SD yang telah menjalankan program revitalisasi dan menerima pencairan anggaran sebesar 70 persen masih menanti penyaluran sisa 30 persen untuk mendukung kelanjutan pekerjaan.

Di sisi lain, sejumlah lembaga PAUD dan TK juga disebut masih menunggu kepastian penyaluran anggaran. Bahkan, ada sekolah yang dikabarkan telah membongkar bangunan, sementara lembaga lainnya sudah memindahkan peserta didik ke gedung lain karena berharap proses rehabilitasi segera dilaksanakan.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan kepala lembaga dan kepala sekolah. Mereka membutuhkan kepastian agar dapat menentukan langkah selanjutnya, terutama bagi sekolah yang telah melakukan persiapan fisik maupun penyesuaian tempat kegiatan belajar mengajar.

Paud,TK dan SD Susulan Pascabimtek Masih Menunggu Kejelasan

Perhatian khusus kini tertuju pada sekolah-sekolah yang masuk dalam data susulan dan telah mengikuti bimtek. Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut tentu membuat pihak sekolah menantikan informasi lanjutan mengenai status pengajuan, tahapan administrasi, dan kepastian pelaksanaan program.

Namun, perlu ditegaskan bahwa keikutsertaan dalam bimtek tidak serta-merta memastikan penetapan sebagai penerima bantuan maupun pencairan anggaran. Karena itu, pihak penyelenggara perlu memberikan penjelasan resmi mengenai status masing-masing sekolah agar tidak muncul kesalahpahaman.

Jika masih terdapat tahapan verifikasi, persyaratan administrasi, atau proses penetapan yang belum selesai, informasi tersebut perlu disampaikan secara transparan kepada sekolah yang bersangkutan.

Pihak Terkait kemendikdasmen Diharapkan Buka Suara

Berbagai kondisi tersebut mendorong perlunya penjelasan dari pihak pusat mengenai perkembangan program revitalisasi tahun 2026.Kejelasan ini penting agar sekolah dapat melakukan perencanaan secara tepat, menjaga keselamatan peserta didik, dan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan baik.

Program revitalisasi merupakan upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Karena itu, keterbukaan informasi mengenai tahapan pelaksanaan menjadi bagian penting dari akuntabilitas program.

Hingga berita ini disusun, kepastian status lembaga paud,TK dan SD susulan pascabimtek serta jadwal penyaluran anggaran bagi masing-masing sekolah penerima masih perlu dikonfirmasi kepada instansi terkait.

Kini, pihak sekolah dan masyarakat menanti jawaban yang jelas: sampai di mana proses program revitalisasi tahun 2026 berjalan, bagaimana status sekolah susulan yang telah mengikuti bimtek, dan kapan kepastian pelaksanaannya akan disampaikan?

Penulis : Delta Ardiles.Se

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page