SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung terus memperkuat edukasi kemanusiaan di kalangan generasi muda melalui kegiatan PMI Goes to School di SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI sekaligus upaya menanamkan kepedulian sosial, meningkatkan keterampilan pertolongan, serta membangun kesadaran siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman.
Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan peran PMI dan Palang Merah Remaja (PMR) kepada para siswa, termasuk pentingnya keberadaan PMR dalam mendukung kegiatan kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pemahaman tentang kepalangmerahan perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk membantu sesama, terutama ketika menghadapi situasi darurat, musibah, maupun kecelakaan di lingkungan sekitar.
“Anak-anak tidak hanya diberikan teori, tetapi juga langsung mengikuti praktik. Harapannya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi mereka untuk membantu sesama di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Purnama Wulan Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, para guru, pengurus, serta relawan PMI yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menilai sinergi antara PMI dan pihak sekolah memiliki peran penting dalam memperluas pemahaman siswa mengenai nilai-nilai kemanusiaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Selain memberikan edukasi kepalangmerahan, kegiatan PMI Goes to School juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah.
Para siswa diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi aktivitas yang menimbulkan polusi, serta membangun kebiasaan saling mengingatkan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Batin Wulan menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun melalui kebiasaan sehari-hari agar suasana belajar tetap sehat dan mendukung proses pendidikan.
“Menjaga kesehatan lingkungan manfaatnya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Karena itu, anak-anak perlu saling mengingatkan agar lingkungan belajar tetap bersih, aman, dan nyaman,” pungkasnya.
Melalui kegiatan PMI Goes to School, Batin Wulan berharap semakin banyak generasi muda yang memahami nilai-nilai kemanusiaan, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan siap menghadapi keadaan darurat.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang peduli, tanggap, dan memiliki semangat kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. (*)













