SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung turut ambil bagian dalam Rapat Forum Komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Forkom Germas) Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Alimuddin Umar, lantai 3 Bappeda Provinsi Lampung, Selasa (13/10/2026).
Kwarda Lampung menghadiri forum tersebut berdasarkan undangan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Sesuai Surat Tugas Kwarda Lampung Nomor 122 Tahun 2026, Ketua Kwarda Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., menugaskan Drs. H. Ahmad Rusdi Oemar, M.M., selaku Wakil Ketua V/K.H.I Kwarda Lampung, untuk mewakilinya dalam rapat yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut.
Forkom Germas menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk membahas upaya penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Provinsi Lampung. Forum ini melibatkan perangkat daerah, perguruan tinggi, instansi vertikal, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, serta mitra di bidang kesehatan dan lingkungan.
Sejumlah organisasi perangkat daerah yang hadir antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, serta perangkat daerah lainnya.
Forum tersebut juga melibatkan perguruan tinggi, seperti Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Bandar Lampung, Universitas Malahayati, dan Poltekkes Tanjung Karang. Turut hadir perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, BBPOM Bandar Lampung, dan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung.
Berbagai organisasi kemasyarakatan, profesi, dan mitra kesehatan juga mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya TP PKK, Gerakan Pramuka Lampung, IDI, PDGI, IAI, IBI, PPNI, Persagi, Yayasan Kanker Indonesia, Muslimat NU, Aisyiyah, serta organisasi lainnya.
Keterlibatan Kwarda Gerakan Pramuka Lampung dalam forum ini menjadi bagian dari koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung upaya edukasi serta penguatan perilaku hidup sehat di masyarakat.
Melalui koordinasi lintas sektor, pelaksanaan Germas diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat dan mendorong penerapan pola hidup sehat secara berkelanjutan di Provinsi Lampung. ()













