SUARAREPUBLIK, Jakarta – Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung mendorong agar program nasional Pramuka Penegak dan Pandega tahun 2026 disusun berbasis kemanfaatan nyata dan keberlanjutan. Dorongan tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna Nasional (Sidparnas) Pramuka Penegak dan Pandega 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Dipimpin Ketua DKD Lampung Kak Surohit bersama Wakil Ketua Kak Nindi Tiara, delegasi Lampung membawa aspirasi daerah agar kebijakan dan program nasional tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berdampak dan dapat dirasakan oleh Penegak dan Pandega hingga tingkat ranting dan gugus depan.
Kak Surohit menegaskan pentingnya evaluasi program tahun 2025 sebagai dasar penyusunan program 2026 yang lebih relevan dengan kebutuhan anggota di daerah.
“Kami mendorong agar program Pramuka 2026 berpijak pada kemanfaatan nyata dan keberlanjutan. Program nasional harus memberi dampak langsung, tidak hanya dirasakan oleh peserta kegiatan nasional, tetapi juga oleh Penegak dan Pandega di akar rumput,” ujar Kak Surohit di Jakarta, Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, ukuran keberhasilan program kerja nasional tidak semata dilihat dari skala kegiatan, melainkan dari sejauh mana manfaatnya dirasakan secara merata oleh anggota di seluruh daerah, termasuk di Provinsi Lampung.
“Kita mendorong pemerataan dan standarisasi kualitas pembinaan Penegak dan Pandega. Inovasi program nasional harus adaptif dan mudah diterapkan di daerah, meski tidak semua anggota memiliki kesempatan mengikuti kegiatan tingkat nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh program yang disepakati di Sidparnas harus dapat diimplementasikan secara luas dan memberikan manfaat bagi seluruh Penegak dan Pandega tanpa terkecuali.
“Target kita adalah pembinaan yang adil, merata, dan berdampak,” tegasnya.
Melalui Sidparnas 2026, DKD Lampung berharap lahir terobosan program yang lebih inklusif, berorientasi pada penguatan soft skill, serta pengabdian masyarakat yang relevan dengan tantangan zaman.
Dengan konsistensi menyuarakan pentingnya peran strategis pemuda dalam pembangunan karakter bangsa secara berkelanjutan, DKD Lampung optimistis arah gerak Pramuka Penegak dan Pandega Indonesia pada 2026 akan semakin progresif dan berdampak luas.
Sidparnas Pramuka Penegak dan Pandega 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, didampingi Sekretaris Jenderal Kwarnas Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.IP., M.AP., serta jajaran pimpinan Kwarnas lainnya. ()










