Beranda / Lampung / Kongres HMI ke-XXXIII di Lampung, Mirza: Momentum Promosi Potensi Daerah dan Budaya Lokal

Kongres HMI ke-XXXIII di Lampung, Mirza: Momentum Promosi Potensi Daerah dan Budaya Lokal

SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai terpilihnya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-XXXIII tahun 2026 menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan potensi daerah ke kancah nasional.
Ajang dua tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November mendatang ini dinilai menjadi momentum tepat untuk mempromosikan sektor pariwisata, ekonomi, hingga kekayaan budaya dan kearifan lokal Lampung kepada para kader HMI dari berbagai penjuru tanah air.
Kesiapan tersebut ditegaskan Gubernur Mirza saat menerima kunjungan kerja Pengurus Besar (PB) HMI di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2026). Ia memastikan Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh demi kesuksesan agenda nasional ini.
Gubernur Mirza mengungkapkan, selain sebagai wadah mencetak pemimpin bangsa, kehadiran kader HMI dari berbagai daerah harus dimanfaatkan untuk mengenalkan identitas Lampung yang aman, damai, terbuka, dan kaya akan potensi daerah.
Dalam menyambut para tamu, Mirza mengedepankan falsafah hidup masyarakat Lampung, yakni Nemui Nyimah, yang mencerminkan sikap ramah dan terbuka. Nilai luhur ini akan menjadi semangat utama daerah dalam menyambut peserta kongres.
“Saya senang sekali Lampung dipilih menjadi tuan rumah. HMI merupakan salah satu wadah bagi generasi muda untuk berproses sekaligus menjadi bagian dari harapan masa depan bangsa,” ujar Mirza, menekankan pentingnya peran organisasi ini bagi masa depan.
Sementara itu, Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Kongres HMI ke-XXXIII di Lampung berlangsung semarak dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta. Bagi HMI, kongres ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menjalankan agenda organisasi.
Di sisi lain, kegiatan berskala besar ini diharapkan mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan. Melalui kolaborasi tersebut, peran generasi muda dapat dioptimalkan dalam mendorong pembangunan daerah dan bangsa. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page