Site icon

Kemah Bhakti Berakhir, Eva Dwiana Nahkodai ASLINMAS Bandar Lampung

SUARAREPUBLIK, Bandar Lampung — Rangkaian Kemah Bhakti Satya Linmas Kota Bandar Lampung resmi berakhir, Kamis (25/9/2026).

Penutupan kegiatan dilakukan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 20 kecamatan turut ambil bagian dalam kegiatan yang tidak sekadar menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga dirangkai dengan pengukuhan sejumlah kepengurusan organisasi.

Momentum tersebut sekaligus menandai Eva Dwiana sebagai nahkoda baru DPC ASLINMAS Kota Bandar Lampung. Ia dikukuhkan sebagai Ketua DPC ASLINMAS bersama pengukuhan DPC ASLINMAS di sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung serta DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung.

Pengukuhan Eva Dwiana dilakukan oleh Gubernur Lampung selaku Ketua DPW ASLINMAS Provinsi Lampung.

Usai dikukuhkan, Eva menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan Bandar Lampung sebagai tuan rumah kegiatan. Ia berharap kehadiran ASLINMAS tidak berhenti pada seremoni organisasi, tetapi mampu memberi manfaat bagi masyarakat di Bandar Lampung maupun daerah lain di Provinsi Lampung.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami menjadi tuan rumah. Kami berharap semua yang hadir di sini bisa bekerja dengan baik,” ujar Eva Dwiana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dr. Honoris Causa H. Raffi Farid Ahmad, S.E., M.M., Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, bersama Gubernur Lampung, Danrem, jajaran Forkopimda, TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP, unsur Satlinmas serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Raffi Ahmad menyampaikan dukungan terhadap keberadaan ASLINMAS sebagai wadah yang menghimpun masyarakat sekaligus mendorong penguatan peran masyarakat dari tingkat bawah.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, diperlukan dalam berbagai persoalan sosial. Mulai dari menjaga keamanan lingkungan, membantu penanganan bencana, kegiatan sosial hingga meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Sementara Eva berharap berakhirnya Kemah Bhakti Satya Linmas bukan menjadi akhir dari semangat yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung.

Ia mendorong seluruh anggota Linmas semakin aktif menjalankan tugas di lingkungan masing-masing. Sebab, tantangan dan tanggung jawab Linmas ke depan dinilai semakin membutuhkan keterlibatan masyarakat serta sinergi dengan pemerintah dan unsur keamanan.

Kemah boleh berakhir. Namun, tugas menjaga lingkungan dan hadir di tengah masyarakat tetap berjalan. ()

Exit mobile version